Jumat, 28 Maret 2014

Pernikahan

               
Bagiku, pernikahan adalah saling menggenapkan, saling menguatkan, saling melengkapi, saling bersabar, saling memapah, saling melengkapi, saling bertaut, saling menggenggam. Pernikahan akan menggenapakan kebahagiaan, menguatkan kekuatan, melengkapi kekurangan, bersabar akan kelimpahan, memapah dalam menggapai asa, merengkuh dalam dingin dan hangat, bertaut dalam doa, dan menggenggam bersama menuju surga.
          Pernikahan adalah kumpulan dari titik-titik kebahagiaan. Bagaikan aliran sungai yang bermelodi sama menuju satu muara yang pasti. Pernikahan tidak hanya menggabungkan hati dua insan, melainkan juga saling mencelupkan warna keluarga besar masing-masing.
          Berbicara tentang pernikahan adalah sesuatu yang seharusnya bebas dari kesedihan karena dengannyalah dien ini akan tergenapkan dengan setengahnya lagi adalah takwa. Pun jika noktah-noktah baru biru di suatu pagi yang sejuk, itu adalah bulir-bulir cinta dan harapan dari mereka yang mendoakan kita. Biarkan isak para Ibu, Ayah, Saudara, Kerabat, Sahabat, dan Tetangga menjadi alunan indah penggetar dijabahnya doa untuk kedua pengantin. Biarlah menangis... terdesak... hingga lumerlah rasa takut itu, rasa bimbang itu, rasa tertinggal itu, dan rasa-rasa lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar