Jumat, 15 Agustus 2014

Perjuangan




     Akhirnya aku harus kembali merantau demi masa depan dan cita-cita yang diimpikan sejak dulu. Pengorbanan memang harus selalu ada ketika kita sedang berada dalam jalan perjuangan. Berpisah dengan orang tua, keluarga, sanak saudara, kampung halaman, dan segala kenangan yang ada di sana. Namun, harus kusadarai bahwa semua ini merupakan sebuah proses perjuangan dalam menggapai suatu harapan. Ketika manusia memiliki harapan, impian, dan cita-cita memang perlu sebuah perjuangan dan pengorbanan yang besar agar hasilnya juga sangat memuaskan.
      Perjalanan ini begitu panjang dan penuh liku. Perlu tenaga dan energi yang besar untuk tetap bertahan dan terus berlanjut hingga ke penghujung jalan. Seorang pemenang memang harus ekstra berjuang demi meraih apa yang menjadi tujuan awal ia melaju.
     Bercucuran keringat, berdarah-darah, dan berderai air mata. Semua itu seolah-olah menjadi penghias cerita selama ini. Allah telah menjadi saksi dan penuntun perjuanganku selama ini dan hingga nanti sampai kapanpun aku akan tetap berpegang teguh pada-Nya dalam setiap perjuangan hidup ini karena perjuanganku belum berkahir sampai saat ini namun masih panjang dan begitu panjang. 

     Tekadku untuk menggapai impian ini semakin kuat tatkala Ayah yang membanggakan aku selalu telah pergi meninggalakan aku lebih dulu. Aku berjanji pada diri ini bahwa aku harus mewujudkan apa yang diharapkan oleh Beliau. Harapan yang selalu diberikan untukku yaitu agar menjadi seorang sarjana. Harus dapat membuktikan bahwa anak seorang tukang ojek mampu menjadi seorang sarjana yang berkualitas.
     Ayah telah jauh, namun tetap selalu di hati karena di dalam jiwa ini ada seorang Ibu yang selalu menunggu kedatanganku dengan sejuta senyuman. Senyuman kebahagiaan yang selalu ia nantikan. Ibu, aku akan membahagiakanmu apapun caranya karena aku sangat menyayangimu samapai akhir hayat ini.
     Begitu besar harapan yang disimpan pada diri ini dari keluarga. Maka dari itu aku harus terus dan terus berjuang, jangn kalah dengan keadaan. Harus tetap kuat dan terus bertahan hingga babak akhir. Allah selalu bersamaku, jangan khawatirkan itu.
     Impian. Harapan. perjuangan. Pengorbanan. Pencapaian. Senyuman.
 

    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar