Sabtu, 30 Januari 2021

Ibu Tiri Jahat?


 Beyond the Flush of Love: The Science Behind Long-Term Attachment - Oxford  Science Editing

 sumber : https://www.oxfordscience.org/beyond-flush-love-science-behind-long-term-attachment/

 

 

Apa sih yang pertama kali tergambar dalam pikiran kalian mengenai ibu tiri? 

Pasti udah auto negatif aja kan? 
Eits, tahan dulu! 
Tidak semua ibu tiri itu jahat loh.

Terkadang aku merasa aneh dan risih dengan stigma negatif mengenai orang tua sambung, terutama ibu. Apakah ini dikarenakan framing yang dibuat oleh film-film disney yang selalu menggambarkan ibu tiri itu bak monster yang sangat jahat? Entahlah, aku tidak ingin terlalu menyalahkan itu. 

Saat aku membuat tulisan seperti ini, pasti ada yang setuju  dan tidak. Ya, itu adalah hal yang sangat wajar. Namanya juga hidup, selalu memiliki dua sisi dan dua pandangan. Terima saja karena kehidupan setiap orang itu berbeda. 
Mungkin saja, di luar sana pada faktanya memang ada yang merasakan kesedihan dan luka akibat perlakuan orang tau tiri. Namun, tidak menutup kemungkinan juga banyak yang diperlakukan bak anak kandung oleh ibu tirinya. Tidak ada yang berbeda. Hanya saja, media selalu meng-up berita mengenai kejahatan yang dilakukan oleh ibu tiri terhadap anak tirinya. Jadi, banyak orang yang pikirannya sudah diset-up kalau ibu tiri itu jahat, pasti jahat. 

Pernah mendengar istilaj, "Sejahat-jahatnya ibu kandung, nggak akan sejahat ibu tiri."
Hah? Serius? 

Aku sedih dengan stigma negatif ini karena aku sendiri adalah sebagai ibu tiri untuk satu anakku. Mungkin saja mereka bilang."A, karena itu kamu sebagai ibu tiri makanya sampai menulis dan membuat pembelaan yang baik untuk istilah itu."
Ok, tidak masalah. Semua orang memiliki pandangan masing-masing. 
Banyak ibu tiri yang baik, salah satunya artis yang terkenal yaitu Ashanty. Lagi dan lagi, pasti banyak yang mengatakan. "Itu kan karena dia public figure. Kalau jahat, pasti rusaklah image dia di hadapan rakyat Indonesia."

Ya ampun...
Kita tidak bisa menilai orang lain sesuka hati. Silakan saja ingin berkomentar apapun tentang ibu tiri. Namun, satu yang pasti. Aku akan menjadi ibu tiri yang baik untuk anak sulungku. Terlepas bagaimana komentar dan pandangan orang lain, yang menjalankan adalah diri kita sendiri bukan mereka. Kasih sayang kita akan terasa sendiri oleh anak-anak sambung kita. 

Jika anak kandung lahir dari rahimku, maka anak sambungku lahir dari hatiku.

Bisa baca buku tentang anak-anakku di antologi "Menabung Cinta untuk Buah Hati", jika ada yang berminat silakan DM instagram @atinsumiarti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar